Analisis Ayak


Analisis Ayak
            Analisis ayak dilakukan dengan menggunakan ayakan seri yang ukuran lubangnya tertentu, biasanya berbanding √2. Sebagai ukuran standar adalah lubang ayakan yang dibuat dari kawat berdiameter 0,0021 inci, dianyam sehingga menghasilkan lubang sebanyak 200 buah untuk tiap inci liniear. Lubang ayakan ini dinyatakan berukuran 0,0029 inci atau 74 mikron dan disebut 200 mesh.
            Analisis ayak dilakukan dalam suatu alat yang terdiri dari susunan ayakan dan mesin penggetar atau vibrator. Ayakan disusun dengan lubang ayakan besar diatas dan ayakan berlubang kecil di bawah secara berurutan. Sampel dimasukan diayakan teratas. Tujuan analisis ayak adalah sebagai jumlah produksi suatu alat, sebagai  distribusi partikel pada ukuran tertentu, sebagai ratio of concentration.
Ukuran yang digunakan pada pengayakan adalah mesh maupun mm (metrik). Yang dimaksud mesh adalah jumlah lubang yang terdapat dalam satu inch persegi (squareinch), sementara jika dinyatakan dalam mm maka angka yang ditunjukkan merupakan besar material yang diayak. Perbandingan antara luas lubang bukaan dengan luas permukaan screen disebut prosentase opening.
Pelolosan material dalam ayakan dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu :
1.      Ukuran material yang sesuai dengan lubang ayakan
2.      Ukuran rata-rata material yang menembus lubang ayakan
3.      Sudut yang dibentuk oleh gaya pukulan partikel
4.      Komposisi air dalam material yang akan diayak
5.      Letak perlapisan material pada permukaan sebelum diayak
Kapasitas screen secara umum tergantung pada :
1.      Luas penampang screen
2.      Ukuran bukaan
3.      Sifat dari umpan seperti : berat jenis, kandungan air, temperatur
4.      Tipe mechanical screen yang digunakan
Efisiensi screen dalam mechanical engineering didefinisikan sebagai perbandingan dari energi keluaran dengan eneri masukan. Dengan demikian dalam screening bukannya efisiensi melainkan ukuran keefektifan dari operasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi effisiensi screen:
1.      Lamanya umpan berada dalam screen
2.      Jumlah lubang yang terbuka
3.      Kecepatan umpan
4.      Tebalnya lapisan umpan
5.      Cocoknya lubang ayakan dengan bentuk dan ukuran rata-rata material yang diolah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mineral Sampling

Jigging Concentrator

Masjid Agung Cilegon